Cara Menanam Tomat Dengan Hidroponik Sederhana

Tomat yang nama latinnya Solanum lycopersicum merupakan tanaman yang sering dibudidayakan. Tanaman yang berasal dari Amerika Tengah ini bisa tumbuh sampai 3 meter tergantung tempat hidupnya. Buahnya pada umumnya berbentuk bulat dengan warna beragam mulai dari hijau, kuning, sampai merah saat matang.

Meskipun ukuran pohonnya cenderung besar untuk hidroponik kit, ternyata tomat juga bisa ditanam secara hidroponik lho. Artikel kali ini akan membahas mengenai cara menanam tomat dengan hidroponik sederhana. Jika penasaran, lanjutkan membaca informasi berikut ini ya:

Cara Menanam Tomat Dengan Hidroponik Sederhana
  • Persiapan Benih
Siapkan biji tomat. Rendamlah biji semalaman dengan air hangat kuku. Selanjutnya, taburkan biji di atas tanah yang lembab. Apabila musim kemarau anda bisa menyiraminya sehari sekali atau 2 kali, asal jangan sampai biji tenggelam. Setelah bibit cukup besar, kurang lebih 10 sampai 15cm, bibit siap dipindahkan ke media tanam hidroponik.
  • Persiapan Peralatan Hidroponik
Cara menanam tomat dengan hidroponik sederhana selanjutnya adalah menyiapkan peralatan hidroponik. Siapkan paralon berukuran besar yang telah dilubangi bulat-bulat di bagian atasnya dan gelas plastik bekas minuman yang sudah dilubangi dengan paku dibawahnya. Lubang pada paralon harus cukup untuk dimasuki gelas plastik berukuran agak besar (seukuran gelas minuman dari Mc Donald) karena tanaman tomat berukuran besar.

Buatlah agar paralon bisa diisi air nutrisi tanpa tumpah. Anda bisa merangkai paralon-paralon dengan sambungannya agar membentuk lorong bersambung maupun menutup ujung-ujung paralon dengan plastik yang diikat.
  • Proses Penanaman
Isilah gelas dengan tanah bercampur sedikit pasir separuhnya, lalu pindahkan tomat dari media persemaian ke gelas. Selanjutnya, tutup kembali dengan tanah.

Setelah semua tanaman tomat anda tanam di gelas, saatnya menata gelas-gelas tersebut di lubang paralon. Masukkan gelas-gelas berisi tanaman tomat pada lubang- lubang yang telah anda buat. Sisakan satu lubang untuk menuang cairan nutrisi, lalu tuangkan cairan nutrisi hingga menyentuh bagian bawah gelas agar cairan dapat merembes masuk ke media tanam.
  • Perawatan
Air nutrisi perlu diisi kembali apabila sudah berkurang. Sesekali air juga perlu diganti apabila sudah kotor dan menjadi sarang jentik nyamuk. Selain itu, saat tanaman sudah mulai membesar anda bisa memberi penyangga baik dari tongkat lanjaran maupun beberapa tali yang diikatkan secara melintang di sekitar tanaman sebagai topangan.

Cara menanam tomat dengan hidroponik sederhana tadi tentu memudahkan Anda membudidayakan tanaman yang banyak dikonsumsi secara langsung maupuns sebagai bumbu pelengkap masakan. Semoga bermanfaat.

Iklan Atas Artikel



Iklan Tengah Artikel 1



Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel